Sejarah Psikologi Perkembangan

Sejarah Psikologi Perkembangan

sejarah psikologi perkembanganSebelum  mempelajari psikologi pekembangan, perhatian berawal pada pemahaman yang mendalam pada anak-anak. Dasar pemikiran merujuk bahwa penelitian dan buku-buku tentang anak sedikit sekali, pemahaman terhadap seluk beluk kehidupan anak sangat bergantung pada keyakinan dan trandisional yang bersumber pada spekulasi para filosof dan teolog tentang anak dan latar belakang perkembangannya, serta pengaruh keterunan dan lingkungan terhadap kejiwaan anak. Oleh karena itu salah seorang filosof Plato mengatakan bahwa perbedaan-perbedaan individual mempunyai dasar genetis. Potensi idividu dikatakanya sudah ditentukan oleh faktor keturunan. Artinya sejak lahir anak telah memiliki bakat-bakat atau benih-benih kemampuan yang dapat dikembangan melalui pengasuhan dan pendidikan.

Sekitar tahun 387 SM, Plato mendirikan sekolah filsafat yang bernama Akademi. Ia dilahirkan di Athena dan merupakan murid Socrates, seorang ahli filsafat yang sangat terkenal pada zamannya. Plato berpendapat jiwa manusia terbagi atas jiwa badaniah dan jiwa rohaniah. Jika jiwa badani akan gugur bersama-sama dengan raga manusia, jiwa rohaniah tidak akan pernah berakhir, atau dengan kata lain bersifat abadi.

Pada zaman J.A. Comenius (1592-1671), para pendidik sudah mulai memperhatika sifat-sifat khas yang dimiliki setiap anak. Comenius mengatakan bahwa anak tidak boleh di anggap sebagai oarang dewasa yang bertubuh kecil. J.A. Comenius, dilahirkan di Moravia, ketika berusia 26 tahun sudah menjadi guru. Dalam bukunya, Didactica Magna, ia menganjurkan agar pengajran dapat menarik perhatian anak. Oleh karena itu pelajaran harus diragakan supaya anak-anak dapat mengamati, menyelidiki, dan mengalaminya sendiri. Dalam proses mengajar-belajar aktivitas anak benar-benar diperhatikan, walaupun pada zaman itu usaha-usaha untuk mempelajari jiwa anak belum sebaik keadaan yang sekarang. Ia menganjurkan agar pendidikan yang diberikan disesuaikan dengan perkembangan jiwa anak. Pelajaran didasarkan pada pengalaman, dimulai dari tingkat yang mudah medah mengarah kepada tingkat yang lebih sulit. Selain sebagai pendidik yang memperhatikan perkembangan jiwa anak, ia dikenal pula sebagai pendidik sosial dan bapak pengajaran klasikal. Sesuatu yang diangggap penting dalam pengembangan komunikasi dan interaksi adalah tingkat kepedulian masing-masing terhadap optimalisasi tugas dan fungsi yang diembanya.

Pada akhir abad ke-17, seorang filosof Inggris kenamaan, John Locke (1632-1704) mengemukakan bahwa pengalaman dan pendidikan merupakan faktor yang paling menentukan dalam perkembangan anak. Ia tidak mengakui adanya kemapuan bawaan (innate knowledge). Sebaliknya menurut Locke, isi kejiwaan anak ketika dilahirkan adalah ibarat secarik kertas yang masih kosong, dimana bentuk dan corak kertas tersebut nantinya sangat di tentukan oleh bagaimana corak itu ditulis. Dalam hal ini Locke mengemukakan istilah “tabula rasa” (blank state) untuk mengungkapkan pentingnya pengaruh pengalaman dan lingkungan hidup terhadap perkembangan anak.

Pandangan-pandangan John Locke kemudian ditentang oleh Jean Jacques Roussean (1712-1778), seorang filosof  perancis abad ke 18, yang berpandangan bahwa anak berbeda secara kualitatif dengan orang dewasa. Ia sama sekali menolak pandangan bahwa bayi adalah makhluk pasif, yang perkembangannya ditentukan oleh pengalaman. Ia juga menolak anggapan bahwa anak merupakan orang dewasa yang tidak lengkap da memperoleh pengetahuan melalui cara berfikir orang dewasa . sebaliknya, ia beranggapan bahwa sejak lahir anak adalah makhluk aktif, dan suka bereksplorasi

Written by psychology news

psychology news

Sebagai pengunjung yang baik, tinggalkan lah koment pada kotak koment di bawah yang dapat membangun , atau pun shering pengetahuan anda :D , biasakanlah meninggalkan jejak sebelum pergi

Incoming search terms:

  • sejarah psikologi perkembangan
  • sejarah perkembangan psikologi
  • makalah sejarah perkembangan psikologi
  • sejarah perkembangan psikologi belajar
  • sejarah perkembangan psikologi perkembangan
  • sejarah perkembangan psikologi pendidikan
  • sejarar psikologi perkembangan
  • sejarah dan perkembangan psikologi perkembangan
  • sejarah dan perkembangan psikologi
  • sejarah psikoligi perkembangan
  • sejarah perkembangan anak
  • sejarah perkembangan sikologi
  • sejarah psikologi pendidikan
  • perkembangan sejarah psikologi
  • j a comenius dalam psikologi perkembangan
  • Sejarah Perkembangan Pisikologi
  • sejarah psikologi perkembanga
  • sejarah psikologi erkembangan
  • sejarah psikologi perkembangan terhadap zaman sekarang
  • sejarah psikologi perkembangan dan perkembangan
  • sejarah psikologi perkembangan anak secara umum
  • sejarah psiikologi perkembangan
  • Sejarah Psikologi perkembangan anak menurut para ahli
  • sejarah psikologi menurut para ahli
  • sejarah psikolog perkembangan
  • sejarah psikologi belajar
  • sejarah psikologi perkembangan anak abad ke 6
  • sejarah psikologi perkembangan anak
  • sejarah psikologi pendidikan menurut john locke
  • sejarah perkembangan psikologi pendidikan anak usia 2 tahun
  • jurnal tinjauan psikologi perkembangan anak
  • Makalah sejarah dan perkembangan psikologi
  • makalah sejarah dan perkembangan psikologi komunikasi
  • makalah sejarah pengembangan psikologi
  • Makalah Sejarah perkembangan psikologi pendidikan
  • Makalah sejarah psikologi perkembangan
  • Pengertian psikologi belajar dan sejarah pengembangannya
  • perkembangan dan sejarah abnormal
  • Perkembangan Psikologi pendidikan
  • psikologi perkembangan anak menurut john locke
  • secara rinci sejarah perkembangan psikologi pada masa filosof
  • sejara psikologi perkembangan
  • sejarah para ilmuwan mempelajari perkembangan anak dari masa ke masa
  • sejarah pekembangan psikologi
  • sejarah pengembangan psikologi
  • sejarah perkembangan bayi
  • Makalah sejarah perkembangan anak
  • jurnal tentang sejarah perkembangan psikologi
Sejarah Psikologi Perkembangan | psychology news | 4.5

Leave a Reply